PONOROGO, SENTRAL POST – Tradisi Methik Padi dan Panen Raya Padi digelar meriah di Desa Glinggang, Kecamatan Sampung, Kabupaten Ponorogo, Rabu (1/05/2026). Kegiatan tersebut menjadi bentuk rasa syukur masyarakat atas hasil panen yang melimpah sekaligus upaya melestarikan budaya pertanian warisan leluhur.
Acara dihadiri perangkat desa, kelompok tani, tokoh masyarakat, serta warga setempat yang mengikuti rangkaian kegiatan dengan penuh antusias. Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Ponorogo juga turut hadir sebagai bentuk dukungan terhadap sektor pertanian dan pemberdayaan masyarakat desa.
Prosesi methik padi dilakukan secara simbolis sebagai penanda dimulainya panen raya. Setelah prosesi adat selesai, kegiatan dilanjutkan dengan panen bersama di area persawahan milik warga yang berlangsung dalam suasana kebersamaan dan penuh kekeluargaan.
Tradisi methik padi sendiri merupakan budaya turun-temurun masyarakat agraris Jawa yang sarat makna, sebagai ungkapan syukur kepada Tuhan atas hasil bumi yang diperoleh para petani.
Kehadiran berbagai unsur dalam kegiatan tersebut diharapkan mampu memperkuat sinergi antara pemerintah, petani, dan masyarakat dalam menjaga produktivitas pertanian di wilayah Kecamatan Sampung.
Selain mempererat kebersamaan warga, kegiatan panen raya ini juga menjadi momentum untuk meningkatkan semangat petani dalam mendukung ketahanan pangan daerah maupun nasional.
Masyarakat berharap hasil pertanian di Desa Glinggang terus meningkat dari tahun ke tahun sehingga mampu membawa kesejahteraan yang lebih baik bagi para petani dan mendukung perekonomian masyarakat pedesaan.
